Rabu, 24 Februari 2016
Periodesasi Seni Rupa Mancanegara
Seiring dengan waktu karya seni rupa terus berkembang mengikuti jaman ,
berikut perkembangan seni rupa dimancanegara sesuai urutan jamannya;
1. SENI RUPA ZAMAN PRA SEJARAH/PRE-HISTORY
2. SENI RUPA ZAMAN KLASIK/SEJARAH(HISTORY)
3. SENI RUPA ZAMAN PERTENGAHAN ( periode agama nasrani )
4. SENI RUPA ZAMAN RENAISSANCE (kelahiran kembali )
1. Seni rupa zaman prasejarah.
Seni rupa dapat dikatakan sebagai bagian dari hasil kebudayaan, dalam
hal tertentu karya seni rupa sudah ada sejak manusia mengenal peradaban.
Karya karya dimaksud ditemukan pada masyarakat zaman prasejarah dari
bukti peninggalannya seperti kapak, menhir, patung, lukisan pada
dinding goa, gerabah
dinamakan zaman prasejarah Menurut para ahli, adalah jaman yang
merupakan rangkaian sejarah yang belum ditulis manusia atau zaman yang
belum ditemukan adanya bukti tulisan.
Berikut contoh-contoh gambar hasil karya seni rupa mancanegara;
FUNGSI SENI RUPA NUSANTARA DAN MANCANEGARA
1.SENI RUPA SEBAGAI MEDIA EKSPRESI
karena merupakan sarana penyimpanan ide dan kehendak seniman lewat
penciptaan karya seni.
sumber ilham:
a)hubungan manusia dengan tuhan
b)hubungan manusia dengan alam
c)hubungan manusia dengan masyarakat
d)hubungan manusia dengan diri sendiri
2.SENI RUPA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI
lewat karya seni rupa seniman sekaligus dapat menyampaikan informasi
tentang buah pikiran,ide-ide,serta harapan-harapannya kepada halayak
ramai,sebaliknya merupakan sarana penyimpanan pada publik
contoh:
melalui aktifitas pameran-pameran
3.SENI RUPA SEBAGAI MEDIA REKREASI
karena seni termasuk seni rupa dapat memberikan suatu kesenangan dan
kepuasan.
4.SENI RUPA SEBAGAI MEDIA TERAPI
melalui penciptaan karya seni rupa seseorang dapat menyalurkan
berbagai masalah yang dihadapinya
Zaman Bangsa Kuno
Seni Yunani kuno secara umum terbagi menjadi lima bentuk, yaitu
arsitektur, patung, lukisan, tembikar, dan musik. namun disini kami
hanya akan membahas khusus dibidang senirupa yaitu arsitektur, lukisan,
seni patung dan peninggalan karya tembikar.
1. Arsitektur
Arsitektur meliputi rumah, bangunan suci seperti kuil dan makam,
bangunan umum seperti dinding kota, teater, stadion, dan stoa.
2. Seni Patung
2. Seni Patung
Patung meliputi figurin, arca, relief, dan batu nisan.
Tidak banyak patung Yunani yang masih ada pada masa modern. Pada Abad
pertengahan, patung-patung Yunani kurang dihargai, sehingga banyak
patung Yunani kuno yang dibakar untuk kemudian dijadikan bahan bangunan.
Di banyak situs arkeologi besar Yunani, terdapat tempat pembakaran
kapur Abad Pertengahan, yang dulu digunakan untuk membakar patung zaman
kuno
Beberapa patung Yunani dikenal tidak dari patung aslinya, melainkan dari
tiruannya yang dibuat oleh Romawi.
3. Seni Lukis
Tidak banyak lukisan Yunani dari periode Klasik yang masih ada pada masa
kini, sebagian besar lukisan Yunani yang masih bertahan berasal dari
Zaman Perunggu. Lukisan Yunani kuno dilukis di dinding, sebagai dekorasi
ruangan, seperti mural atau kertas dinding. Sebaliknya, untuk tembikar,
banyak yang masih ada pada masa kini dari semua periode dalam sejarah
Yunani kuno.
lukisan berhasil selamat.
Lukisan dinding yang menggambarkan Perempuan Mykenai
4. Tembikar
Sebagian besar seni Yunani kuno diketahui pada masa kini dari
gambar-gambar yang dilukis pada tembikar. Salah satu kelebihan tembikar
adalah bahwa meskipun benda ini dapat pecah, potong-potongannya dapat
disatukan kembali. Selain itu banyak tembikar yang ditemukan dalam
keadaan utuh, khususnya di makam-makam Etruska.
Guci figur hitam Athena, sekitar 550 SM
Seni rupa Abad Pertengahan
Seni rupa Abad pertengahan adalah kumpulan karya dan konsep seni rupa
yang muncul sejak dimulainya abad pertengahan, dengan bersekutunya
bangsa-bangsa Germania di bawah Raja Charmelagne hingga dimulainya masa
renaisans.
Karakteristik
Karya seni rupa pada zaman ini memiliki ciri khas, yaitu keterikatan
atas otoritas gereja yang mendominasi pemerintahan dan struktur sosial
masyarakat. Ketaatan kepada gereja adalah mutlak. bahkan tak jarang
gereja ikut campur tangan dalam menentukan isi karya yang akan dibuat.
Secara visual, karya seni rupa Abad Pertengahan terlihat datar, dengan
pengolahan warna-warna primer dan pose yang agak kaku. Konsep perspektif
pada masa ini sangat jarang ditemukan, atau kalau pun ada, hanya berupa
pengolahan sederhana dengan banyak distorsi. Selain itu, tidak sulit
menemukan material cat emas, emas, batuan berharga, dan gading sebagai
bahan utama karya.
Ukuran karya seni rupa pada masa ini kebanyakan besar. Tetapi, tidak
seperti pada masa klasik Romawi, ukuran yang besar tidak dimaksudkan
untuk hal monumental, tetapi lebih sebagai pengisi ruang arsitektur yang
pada masa itu cenderung tinggi dan luas dan sebagai wujud kebesaran
Tuhan.
Periodisasi
Seni rupa Abad Pertengahan bisa diklasifikasikan atas dua masa, yaitu
Zaman Romanesque, dan Gothic. Namun walaupun sedikit terpisah, kadang
bahasan seni rupa Kristen Awal dan seni rupa Bizantium juga sering
disatukan dengan topik ini.
Penyebaran
Seni rupa Abad Pertengahan menyebar ke hampir seluruh wilayah Eropa.
Terutama adalah Jerman, Italia, Perancis, Russia, Inggris, Normandia,
Ottonia, dan Bizantiu
Abad Renaisans
Lukisan oleh Antonello da Messina dari zaman Renaisans
Zaman Renaisans adalah zaman kelahiran-kembali (Renaissance, bahasa
Perancis) kebudayaan Yunani-Romawi di Eropa pada abad ke-15 dan ke-16
M.[1][2]
Sesudah mengalami masa kebudayaan tradisional yang sepenuhnya diwarnai
oleh ajaran kristiani.[1] Namun, orang-orang kini mencari orientasi dan
inspirasi baru sebagai alternatif bagi kebudayaan Yunani-Romawi sebagai
satu-satunya kebudayaan lain yang mereka kenal dengan baik.[1]
Kebudayaan klasik ini juga dipuja dan dijadikan model serta dasar bagi
seluruh peradaban manusia.[1][3]
•
ROKOKO
Kata Rokoko berasal dari campuran kata Prancis rocaille,
yang artinya batu dan coquilles, mempunyai arti umum menuju di kerang,
karena ada kandutané di wujud wangun kang ana motif dekorasin.[4].
Rokoko uga bisa diartikake kanggo campuran kata "barocco" (wujud katata
saka mutiara, semana uga kanthi asal saka kata "baroque") lan kata
Prancis "rocaille" (wujud kang misuwur saka ornamen tetandhuran lan
interior kang migunakake kerang lan krikil hias), mupangaté bisa dianggo
njelentrehake gaya alus lan endah kang dadi model ing Éropah wiwit abad
18
Barok
Adoration, oleh Peter Paul Rubens: dynamic figures spiral down around a
void: draperies blow: a whirl of movement lit in a shaft of light,
rendered in a free bravura handling of paint.
Dalam seni, Barok adalah istilah untuk suatu periode seni dan gaya seni
yang mendominasinya. Gaya Barok menggunakan gerak yang dilebih-lebihkan
dan detail yang jelas dan mudah ditafsirkan untuk menghasilkan drama,
ketegangan, semangat yang hidup dan keagungan dalam seni patung,
lukisan, sastra, dan musik. Gayanya dimulai sekitar 1600 di Roma, Italia
dan menyebar ke sebagian besar wilayah Eropa. Dalam musik, gaya Barok
dikenakan pada periode akhir dari dominasi kontrapung yang imitatif.
(Nama ini diadaptasi dari kata sifat dalam bahasa Perancis yang diambil
dari kata benda bahasa Portugis "barroco".
Arsitektur
Dalam arsitektur Barok, penekanan ditempatkan pada tiang, kubah,
cahaya-dan-bayangan (chiaroscuro), efek pewarnaan 'painterly', dan
permainan antara ruang isi dan kosong. Pada bagian dalam ruangan
(interior) Barok, ruang kosong menandakan adanya tangga monumental,
berbeda dari arsitektur terdahulu.
Seni Rupa pada abad ke-20
1. kubisme
Kubisme adalah sebuah gerakan modern senirupa pada awal abad ke-20 yang
dipelopori oleh Picasso dan Braque. Prinsipdasar yang umum pada kubisme
yaitu menggambarkan bentuk objek dengan caramemotong, distorsi, overlap,
penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusundan aneka tampak.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar